Banyak wanita yang memutuskan berhijab. Alasannya
mungkin beragam, tetapi satu hal yang pasti, keputusan banyak wanita berhijab
memicu munculnya banyak toko hijab di sekitar kita baik online maupun
offline. Anda bisa dengan gampang menemukan berbagai model hijab
polos maupun bermotif. Tapi kalau kepingin pakai motif dan bentuk yang beda dari yang
lain, Anda bisa lho buat hijab custom atau DIY dengan
teknik hijab printing.
Sudah
ada cukup banyak percetakan yang menyediakan layanan hijab printing. Tentu selain Anda gunakan sendiri, hijab printing
buatan Anda juga bisa Anda jual Kembali. Lantas seperti apa proses pembuatan
dan kain apa saja yang bisa digunakan? Cari tahu semuanya disini!
Sama
seperti percetakan lainnya, sebelum mencetak kita harus mempersiapkan desainnya
terlebih dulu. Bagi yang awam, bisa juga minta tolong layanan percetakannya yang
menggunakan teknik sublim. Biasanya mereka punya saran motif yang unik dan
menarik bahkan sampai menggunakan tinta mencolok atau vibrant
warna Fluorescent seperti Bintang Sempurna.
Setelah
itu, tentukan ukuran hijab. Karena ini kerudung
kustom,
jadi bisa dibuat sesuai selera kita. Ukuran yang sering digunakan untuk jilbab anak adalah 90 x 90 cm
atau 105 x 105 cm. Sedangkan untuk ukuran dewasa biasanya 110 x 110 cm, 115 x
115 cm atau yang paling besar adalah 145 x 145 cm.
Selanjutnya
tentukan sendiri jenis kain yang disuka. Setelah memilih desain dan kain, maka
proses cetak dengan teknik sublim bisa dimulai. Cara mencetaknya adalah dengan
print mirror di transfer paper. Selanjutnya akan melewati proses press dengan
alat heat press. Tinta pun akan menguap dan meresap dengan sempurna di kain
yang kamu pilih.
Terakhir
adalah proses finishing untuk merapikan dan mempercantik model hijab. Proses
sini termasuk menjahit tepian dan mempercantik modelnya. Setelah selesai, maka
hijab pun sudah bisa langsung dipakai atau dijual.
Nah, setelah tahu bagaimana proses pembuatan hijab
printing, saatnya menentukan bahan yang akan Anda gunakan. Ada beberapa yang
bisa Anda pilih, diantaranya:
Keunggulan
kain katun adalah bahannya yang adem dan nyaman untuk dipakai sehari-hari.
Biasanya bahannya dari serat alami tumbuhan yang membuat warnanya tidak mudah luntur meski dicuci
dan disetrika sampai berkali-kali. Ketika dicetak motif di atas kain katun juga
hasilnya cenderung tahan lama.
Ini adalah salah satu jenis kain yang
cocok untuk teknik cetak sublim. Warna cetakan biasanya lebih tahan lama.
Bahannya yang lembut membuatnya jadi salah satu favorit, apalagi sirkulasi
udaranya juga baik, jadi selalu adem. Voal pun jenisnya terbagi lagi, ada yang
voal katun hingga voal sutra. Pastinya kain voal cocok untuk segala bentuk
jilbab, termasuk hijab scarf yang unik-unik.
Baca Juga: Hijab Segi Empat atau Pashmina, Pilih
yang Mana?
Kain
satin permukaannya mengilap dan cocok untuk ke momen spesial. Kalau ditambahkan
dengan motif, hasilnya menarik, terutama kalau dipadukan dengan outfit polos.
Ini
adalah kain yang premium dan harganya cukup tinggi. Biasanya hijab sutra
digunakan untuk acara khusus. Kalau ditambahkan dengan print motif menarik,
pasti hasilnya jadi makin unik.
Ini
adalah kain yang sering digunakan untuk acara kasual karena nyaman dipakai
sehari-hari. Bahannya menyerap keringat dan biasanya tak mudah kusut. Untuk
dicetak motif ternyata kain jersey juga oke.
Kini Anda sudah tahu proses dan bahan hijab printing,
saatnya mencetaknya. Kamu bisa cetak hijab di Bintang
Sempurna, percetakan yang sudah beroperasi sejak tahun 1989.
Di sana, tersedia berbagai mesin cetak canggih yang siap menghasilkan hijab
printing dengan kualitas terjamin.
Bintang
Sempurna mempunyai ragam varian tinta print yang bisa bikin Anda
#BermainDenganWarna mencolok seperti warna fluorescent. So, buat hijab printing terbaik dengan Kunjungi
Bintang Sempurna sekarang atau hubungi Customer Service di +62 821-6665-5000.
Kalau Anda tak ingin
repot, Anda juga bisa cetak hijab melalui platform Online Print. Cukup buka www.onlineprint.co.id dari Hp Anda.